• header 2.jpg
  • header 3 .jpg
  • header 4.jpg
  • header5.jpg
  • header 7.jpg
  • header 8.jpg
  • header 9.jpg

Pemilu Raya Ketua OSIS TP 2017-2018

Di awal bulan September ini, Senin (04/09) seluruh peserta didik SMA Plus Negeri 17 Palembang  menggunakan haknya untuk memilih pemimpin organisasi siswa (OSIS) untuk masa satu tahun ke depan. Sesuai agenda kegiatan tahunan OSIS SMA Plus Negeri 17 Palembang, dilaksanakan Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) untuk memilih Ketua OSIS periode 2017/2018 di Aula Taufik Ismail.

 

Seperti lembaga pemerintahan yang perlu pergantian pengurusan setiap periodenya, saat ini OSIS SMA Plus Negeri 17 Palembang sedang memasuki masa-masa pergantian kepengurusan. Proses pergantian ini diawali dengan tahap pembentukan Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) kemudian penentuan calon/kandidat ketua OSIS yang akan bersaing dalam merebut jabatan sebagai ketua OSIS periode 2017/2018, tahap seleksi calon ketua OSIS, Konggres Pemilu Raya, masa kampanye, orasi dan debat kandidat untuk mendulang kepercayaan dan simpati pemilihnya, pemilu raya yang dilaksanakan selama sehari, dan pelantikan ketua OSIS dan pengurus baru periode 2017/2018 pada saatnya nanti.

Pada tahap pemungutan suara, Panitia Perhitungan Suara (PPS) dan Tim PANWASLU bekerja sama menyiapkan TPS (Tempat Pemungutan Suara). yang didesain juga mirip dengan Pemilu di masyarakat pada umumnya, dimulai dengan pendaftaran, pengambilan kartu, bilik suara, kotak suara dan adanya celup tinta peralatan sederhana. Hal ini sangat menarik dan merupakan pengalaman yang sangat berharga dimana hampir semua peserta didik yang belum cukup umur sebagai pemilih di lingkungan masyarakat, sudah belajar menentukan pemimpin mereka di tingkat peserta didik.

Sampai dengan sore harinya proses pemungutan suara selesai dilakukan dan hasil pemungutan suarapun dapat segera diketahui. Ucapan terimakasih untuk seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya secara tertib dan lancar juga menjadi catatan berlangsungnya pemilihan raya kali ini. Semoga pemilu raya tahun ini menghasilkan pemimpin organisasi OSIS baru yang dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan OSIS taun lalu dengan berbagai tantangan yang tentu berbeda.