• principal@sman17plg.sch.id
  • Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siarang Palembang
  • 088294873406
  • Meneguhkan Nilai Pancasila Melalui Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

    Meneguhkan Nilai Pancasila Melalui Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

    SMA Plus Negeri 17 Palembang melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dengan penuh khidmat dan tertib. Kegiatan diawali dengan persiapan pasukan upacara, masuknya pemimpin upacara, serta pengibaran Sang Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta upacara, yang terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan, mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh rasa hormat sebagai bentuk penghargaan terhadap dasar negara Republik Indonesia. Momen mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta Pembukaan UUD 1945 semakin menambah kekhidmatan suasana peringatan tersebut.

    Dalam amanatnya, pembina upacara mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.” Beliau menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar warisan sejarah, melainkan pedoman hidup yang relevan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika global. Para siswa diajak untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sikap saling menghormati, menjaga persatuan, hingga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang adil dan harmonis. Generasi muda juga diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.

    Rangkaian upacara ditutup dengan pembacaan doa yang memohon keberkahan dan kemajuan bagi bangsa Indonesia. Setelah penghormatan terakhir kepada pembina upacara, seluruh peserta kembali ke aktivitas masing-masing dengan tertib. Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, SMA Plus Negeri 17 Palembang kembali meneguhkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, karakter, dan semangat persatuan kepada seluruh peserta didik. Diharapkan, semangat Pancasila tidak hanya diperingati dalam sebuah upacara, tetapi juga menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan warga sekolah.