• principal@sman17plg.sch.id
  • Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siarang Palembang
  • 088294873406
  • Jelang UN Siswa dan Guru Gelar Doa Bersama

    Jelang UN Siswa dan Guru Gelar Doa Bersama

    PALEMBANG- Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), siswa dan guru SMA Plus Negeri 17 Palembang menggelar doa bersama di Masjid Baabul ‘Ilmi Kompleks SMA Negeri 17 Palembang, Jumat (10/4/2015). Doa bersama yang menghadirkan KH Abdul Karim Subkhi ini diawali dengan pembacaan Surat Yasiin, ceramah agama dan muhasabah.

    Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang, H Syaiful Bahri MM mengatakan kegiatan ini untuk memberikan kemantapan  bagi siswa dan guru untuk menghadapi UN pada Senin mendatang. “Kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan sekolah. SMA Plus negeri 17 Palembang selalu menggelar doa sebelum melaksanakan suatu kegiatan,” ujarnya.

    Ia mengimbau siswa kelas XII tetap menganggap UN sebagai hal yang sangat penting. Walau belum disampaikan secara tertulis, hasil UN tetap akan berpengaruh pada seleksi masuk perguruan tinggi. Ia juga  berharap siswa SMA Plus Negeri 17 Palembang dapat mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi dan dapat diterima di perguruan tinggi yang diinginkan.

    Sementara KH Karim Subkhi dalam ceramah agamanya menceritakan perjalanan Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis seperti yang diceritakan  dalam Al-Quran (Surat An-Naml) .  “Kisah ini membuktikan bahwa dengan ilmu kita dapat memperoleh yang kita inginkan. Kecantikan dan kekayaan dapat ditundukkan dengan ilmu,” ujarnya.

    Ia berpesan agar siswa menyadari pentingnya ilmu dengan tidak lupa memohon restu kedua orang tua serta meningkatkan ibadah. “Kesuksesan seorang anak tergantung restu ibu dan ayah,” ujarnya.

    Sehari sebelumnya (Kamis (9/4/2015), siswa kelas XII menyampaikan pesan dan kesan pada  apel yang dilanjutkan dengan salam-salaman antara guru dan siswa. Momen ini digunakan siswa kelas XII untuk meminta restu kepada guru mereka.

    Andre Pratama, siswa kelas XII PSIA 1 berharap di masa mendatang SMA Plus Negeri 17 Palembang dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diperoleh.  Ia juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada guru yang telah memberinya ilmu dan pendidikan.

    “Kepada adik-adik, tetap semangat, tanamkan disiplin, komitmen dan tanggung jawab. Contoh yang baik dan tinggalkan yang buruk,” ujar mantan Ketua OSIS ini. (af)