• principal@sman17plg.sch.id
  • Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siarang Palembang
  • 08112999117
  • Workshop Pengembangan K-13 dengan Penerapan SKS

    Workshop Pengembangan K-13 dengan Penerapan SKS

    Dalam rangka memberikan layanan prima kepada peserta didik, SMA Plus Negeri 17 Palembang akan memulai menerapkan Kurikulum dengan Sistem Kredit Semester tahun pelajaran mendatang. Untuk memantapkan implementasi penerapan Sistem Kredit Semester  (SKS) Kurikulum 2013 ini, sebanyak 73 orang guru SMA Plus Negeri 17 Palembang mengikuti workshop Pengembangan Kurikulum dengan penerapan SKS tahap 2 di Aula Lantai 3 gedung B, Jumat (12/03).

    Hadir dalam acara ini, pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan diwakili oleh Bapak H. Masherdata Musa’I, S.H., M.Si., menyambut baik acara ini karena merupakan terobosan dan menjadi pioneer sekolah penyelenggara SKS di Provinsi Sumatera Selatan. Beliau juga menyatakan optimisme sakaligus memotivasi pihak SMA Plus Negeri 17 Palembang akan mampu melaksanakan amanah mencerdaskan bangsa ini dengan baik melalui penerapan SKS.

    Sebagai nara sumber, SMA Plus Negei 17 Palembang mengundang Bapak H. Mujib, S.Pd., M.M. selaku Koordinator SKS Direktorat SMA Kemendikbud RI.  Workshop ini perlu dilaksanakan mengingat tidak mudah mengimplementasikan SKS ini. Beliau memberikan paparan denga terlebih dahulu mengajak semua pihak baik sekolah maupun pemerintah Sumatera Selatan bahwa kegiatan ini harus diniatkan untuk memperoleh pahala dan ridho dari Allah SWT.

    Dengan modal potensi yang dimiliki SMA Plus Negeri 17 Palembang, Pak Mujib yang juga merupakan Kepala SMA Negeri 1 Giri Banyuwangi ini yakin SMA 17 mampu melaksanakan SKS. Dengan SKS, sekolah dapat melayani peserta didik  sesuai bakat, minat dan kemampuan masing-masing, karena setiap peserta didik adalah unik. Dan dengan implementasi SKS ini, memberikan peluang bagi peserta didik untuk dapat menyelesaikan masa studi dalam kurun waktu dua tahun dan paling lambat empat tahun.

    Banyak keunggulan dari Sistem Kredit Semester ini jika dilaksanakan oleh sekolah antara lain; tidak mengenal istilah tinggal kelas seperti system paket, masa belajar yang fleksibel, layanan pebedaan kelompok belajar, penguatan belajar mandiri, motivasi peserta didik lebih kuat dan pengelolaan kelas yang lebih fleksibel.

    Kegiatan workshop ini berjalan dengan lancar sampai menjelang sholat jumat dan mendapatkan manfaat dan informasi serta lebih mantap lagi mengimplemetasikan SKS di SMA Plus Negeri 17 Palembang.