• principal@sman17plg.sch.id
  • Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siarang Palembang
  • 08112999117
  • Penerapan Jam Ke-Nol di SMA Plus Negeri 17 Palembang

    Penerapan Jam Ke-Nol di SMA Plus Negeri 17 Palembang

    SMA Plus Negeri 17 Palembang mulai menerapkan jam ke-nol berupa kegiatan keagamaan membaca kitab suci Al Quran dan pelaksanaan sholat Dhuha bagi peserta didik dan guru yang beragama Islam sejak dicanangkan oleh Pemerintah Kota Palembang, 1 Februari 2014 yang lalu.

    Penerapan program jam ke-nol yang mengharuskan peserta didik mulai pukul 06.40 WIB sudah berada di Masjid Baabul Ilmi SMA Plus Negeri 17 Palembang untuk membaca ayat suci Al Quran dan menunaikan sholat Dhuha, dengan terlebih dulu bersuci mengambil air wudhu mendapat sambutan positif karena banyak manfaatnya. Kegiatan seperti ini dilakukan setiap hari dan dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran di kelas seperti biasa mulai pukul 07.30 WIB.

    Sebelum penerapan program jam ke-nol ini dicanangkan, sebenarnya kegiatan ini sudah sering dilakukan oleh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang baik oleh peserta didik, guru ataupun karyawan namun secara mandiri. Di sela-sela waktu istirahat pertama, biasanya mereka memanfaatkan waktu untuk beribadah khususnya sholat dhuha. Bahkan untuk peserta didik kelas X yang diwajibkan tinggal di asrama, pelaksanaan kegiatan membaca Al Quran dan sholat sunah merupakan kegiatan sehari-hari mereka.

    Banyak manfaat dari pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai aktifitas mengawali hari sebelum melakukan kegiatan rutin, antara lain untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki disiplin, iman dan taqwa yang baik, pembekalan serta penerapan ajaran agama yang lebih kepada generasi mendatang khususnya pada peserta didik sehingga akan menjadi pribadi yang unggul.

    Sholat dhuha adalah sholat sunat yang dikerjakan saat matahari terbit hingga terasa panas sebelum shalat Dzuhur atau sholat sunah yang dikerjakan di waktu pagi hari dari sekitar pukul tujuh sampai dengan pukul sebelas. Shalat dhuha memang hukumnya tidak wajib, namun banyak sekali manfaat dibalik shalat sunah ini, yaitu diampuni kesalahan & dosa, dilapangkan segala usaha dan rezeki, serta dimantapkan iman dan ketakwannya.

    Selain itu secara fisik, pelaksanaan shalat Dhuha juga berguna untuk mempersiapkan diri menghadapi hari dengan rangkaian gerakan yang teratur, rileks, dan juga menangkal stress yang mungkin timbul dalam kegiatan sehari-hari. Jadi, marilah kita galakkan kegiatan membaca Al Quran dan sholat Dhuha di lingkungan sekitar kita.