SMA Plus Negeri 17 Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam Apresiasi Gubernur Sumatera Selatan kepada Badan Publik Terbaik dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Selatan 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang pada Jumat (13/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, sekolah ini berhasil masuk dalam jajaran 10 badan publik terbaik pada kategori SMA/SMK se-Sumatera Selatan, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk Cik Ujang selaku Wakil Gubernur Sumatera Selatan, jajaran Forkopimda, perwakilan instansi vertikal, serta para pimpinan badan publik penerima penghargaan. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peluncuran program E-Monev 2026 sebagai upaya memperkuat sistem monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi di lingkungan badan publik di Sumatera Selatan.
View this post on Instagram
Penghargaan yang diraih SMA Plus Negeri 17 Palembang menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mengelola informasi publik secara transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat. Melalui berbagai kanal informasi yang dimiliki, sekolah terus berupaya memberikan pelayanan informasi yang terbuka kepada siswa, orang tua, maupun masyarakat luas sebagai bagian dari implementasi tata kelola pendidikan yang profesional dan modern.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, Joemarthine Chandra, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi badan publik ini menjadi langkah penting untuk menanamkan paradigma pelayanan dalam keterbukaan informasi. Hal tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang yang menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap upaya transparansi di seluruh badan publik. Bagi SMA Plus Negeri 17 Palembang, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi sekaligus memperkuat budaya keterbukaan sebagai bagian dari pendidikan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
