• principal@sman17plg.sch.id
  • Jl. Mayor Zurbi Bustan, Lebong Siarang Palembang
  • 088294873406
  • Prestasi Membanggakan Siswa-Siswi SMA Plus Negeri 17 Palembang dalam Lomba Esai Internasional

    Prestasi Membanggakan Siswa-Siswi SMA Plus Negeri 17 Palembang dalam Lomba Esai Internasional

    Siswa-siswi SMA Plus Negeri 17 Palembang kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan dengan berhasil menjadi finalis dalam lomba esai ilmiah Trust for Sustainable Living yang diselenggarakan oleh UK. Tiga siswa, yaitu Rahma Salwa Assifa, Talitha Salsabila, dan Claudia Adinda, berhasil meraih posisi ini dan akan melanjutkan ke babak debat internasional. Dalam sebuah perbincangan yang hangat, mereka berbagi pengalaman dan perasaan mengenai pencapaian ini, serta tantangan yang mereka hadapi selama proses penulisan esai.

    Selain ketiga finalis tersebut, beberapa siswa lainnya dari SMA Plus Negeri 17 Palembang juga meraih penghargaan honorable mention, yaitu Adzkia Bintang Laduni, Clarissa Nur Salsabila Adijaya, Meichella Anjelia, Muhammad Alief Lazuardi, Nikeisha Khazbiika Mustafa, Nurunnisa Ramadhani, dan Safanoza Alpian. Pencapaian ini menunjukkan bahwa semangat dan dedikasi dalam menulis esai tidak hanya dimiliki oleh finalis, tetapi juga oleh banyak siswa lainnya. Mereka semua telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyampaikan ide-ide kreatif dan solusi terhadap isu-isu lingkungan yang mendesak bersama ratusan kontestan dari 120 negara di dunia. TSL-2025-International-Student-Competition-Results-Finalists-Honourable-Mentions

    Rahma, yang merupakan siswa kelas X, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena ini adalah kali pertama ia mengikuti kompetisi esai. Ia merasa terkejut bisa mencapai tahap final, mengingat jumlah peserta yang sangat banyak. Talitha, dari kelas XI, juga merasakan hal yang sama. Meskipun ia lebih dikenal sebagai sosok yang pandai berbicara, pencapaian ini menjadi pengalaman berharga baginya. Sementara Claudia, yang berasal dari kelas XI juga, merasa terhormat dapat melihat ide-idenya diapresiasi di tingkat internasional, dan hal ini semakin memotivasi dirinya untuk mengadvokasi tindakan lingkungan yang berkelanjutan.

    Ketiga finalis ini mengangkat tema “Dari Eco-Anxiety ke Eco Action” dalam esai mereka. Rahma menyoroti dampak deforestasi terhadap perubahan iklim, sementara Talitha berfokus pada pentingnya perubahan pola pikir untuk mengatasi kecemasan lingkungan. Claudia menekankan bahwa kekhawatiran terhadap lingkungan dapat menjadi pemicu untuk tindakan positif. Melalui esai mereka, ketiganya tidak hanya menunjukkan kemampuan menulis yang baik, tetapi juga kepedulian yang mendalam terhadap isu-isu lingkungan yang sedang dihadapi dunia saat ini.

    Dalam persiapan menuju babak debat internasional, mereka menyadari pentingnya manajemen waktu dan strategi penulisan yang efektif. Rahma dan Talitha berbagi pengalaman tentang bagaimana mereka mengatasi tantangan penulisan di tengah kesibukan akademik, sementara Claudia menekankan pentingnya menggabungkan data ilmiah dengan opini pribadi untuk menciptakan narasi yang menarik. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, mereka siap menghadapi tantangan selanjutnya dan berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam diskusi global mengenai keberlanjutan dan lingkungan. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka, tetapi juga bagi seluruh komunitas SMA Plus Negeri 17 Palembang, yang terus mendorong siswa-siswinya untuk berprestasi dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik.