• header 2.jpg
  • header 3 .jpg
  • header 4.jpg
  • header5.jpg
  • header 7.jpg
  • header 8.jpg
  • header 9.jpg

Berita

Pengumpulan Zakat Door to Door

Zakat ialah mengeluarkan sebagian harta benda sebagai sedekah wajib sesuai perintah Allah SWT kepada orang-orang yang telah memenuhi syarat-syaratnya dan sesuai pula dengan ketentuan hukum Islam. Zakat  termasuk rukun Islam yang ketiga, oleh karena itu SMA Plus Negeri 17 Palembang melalui Badan Amil Zakat OSIS SMA P;lus negeri 17 Palembang membuka tempat penerimaan zakat dan shadaqah bagi warga sekolah untuk menyalurkan zakat dan shadaqah mereka. Penerimaan zakat dan shadaqah ini dibuka dari tanggal 24 agustus 2010 sampai dengan 31 agustus 2010.
Penerimaan zakat ini sebenarnya sama saja seperti penerimaan zakat pada umumnya, tetapi mempunyai sedikit  perbedaan, Pengurus OSIS melakukan strategi Door To Door  yang dirasakan sangat efektif. Pengurus OSIS sangat antusias mengajak para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya melalui sekolah. Dengan cara aktif berkeliling untuk menerima zakat ke setiap kelas, sehingga mempermudah para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya.
Kerja sama yang di lakukan oleh pengurus OSIS dan pembina OSIS dapat menghasilkan respect yang baik dari warga sekolah sehingga menghasilkan jumlah zakat sebesar Rp 9.650.000,00 (sembilan juta enam ratus lima ribu rupiah), dimana hasil perolehan zakat ini disalurkan kepada 100 (seratus) orang mustahik (penerima zakat) ,mustahik-mustahik  yang diberikan zakat diantaranya tukang ojek, warga sekolah dan masyarakat yang berada disekitar sekolah, masing –masing mustahik mendapatkanRp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah), dan sisa dari zakat tersebut sebesar Rp 4.625.000,00 ( empat juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah) disalurkan ke beberapa panti asuhan yang ada di kota Palembang, yaitu panti asuhan Nurul Islam, Daarul Aitamr, Restu Bunda, Ya Ummi, Kurnia, Mahabbatul Ummi, Siti Aisya, Mutia, At Taubah, Arafah, dan Nurjanah. Masing-masing panti asuhan ini tidak hanya mendapatkan uang tetapi juga mendapatkan sembako.

KELUARGA BESAR SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG GELAR ACARA SILATURRAHMI MENJELANG IDUL FITRI 1431 HIJRIAH

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah, Keluarga Besar SMA Plus Negeri 17 Palembang mengadakan Acara Silaturrahmi. Acara yang mengambil tempat di Aula tersebut dihadiri peserta didik, guru, dan pegawai. Makna hakiki dari kegiatan tersebut adalah mempererat tali persaudaraan dan hubungan harmonis yang telah terbina selama ini. Dalam acara tersebut diserahkan reward kepada siswa dan guru pembimbing yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional. Para siswa dan Guru tersebut adalah:

  1. Muhammad Afif (Kelas XII PSIA4)
  2. Peraih medali perunggu Olimpiade Kimia Tingkat Nasional. Reward yang diberikan dalam bentuk piagam dan berupa bebas iuran komite 12 bulan
  3. Radito Dwi Hartandi (Kelas XII PSIA3)
  4. Pemenang II Olimpiade Komputer Tingkat Propinsi. Yang bersangkutan mendapat piagam dan bebas iuran komite 6 bulan.
  5. Febriansyah Aminullah (XI PSIA7)
  6. Pemenang II Olimpiade Komputer Tingkat Kota Palembang. Reward dalam piagam dan bebas iuran komite 4 bulan.
  7. Afrizal, Wafi Akmal, dan Lutfi
  8. Mewakili Indonesia dalam bidang karya tulis ilmiah di Sanjose, California, Amerika Serikat. Reward yang diberikan dalam bentuk uang tunai masing-masing satu juta rupiah.
  9. Widya Grantina, S.Pd.,M.T. (Pembimbing Olimpiade Kimia)
  10. Penghargaan diberikan dalm bentuk piagam dan uang tunai 4 juta rupiah.
  11. Abdul Kohar, S.Kom., Desi Indriani, S.Kom, Ony Koswara, A.Md.
  12. Pembimbing Olimpiade Komputer. Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam dan uang tunai masing-masing 500 ribu rupiah.


Kepala Sekolah (Drs. H. Syaiful Bahri) dalam sambutannya menyatakan terima kasih dan bangga atas prestasi yang telah dicapai. Mudah-mudahan pada tahun mendatang prestasi tersebut akan meningkat dan lebih banyak lagi mata pelajaran Sains yang berbicara banyak di forum nasional bahkan internasional. Sekolah akan terus memprogramkan anggaran untuk reward. Dalam kesempatan itu juga Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat menjalani puasa hingga akhir Ramadhan, semoga semua ibadah yang dilakukan akan mendapat pahala sebesar-besarnya dan kembali sebagai manusia yang suci jiwa raganya. Kepala Sekolah juga berpesan agar memanfaatkan waktu libur sebaik-baiknya, menjaga nama lembaga di mana saja berada, tidak melanggar norma-norma yang berlaku,  kebut-kebutan yang sedang marak sekarang ini. Diakhir sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa tanggal 20 September nanti, ketika masuk sekolah, tidak ada siswa yang izin dengan alasan apapun. Sesuai hasil rapat Dewan Guru, tanggal 30 Agustus 2010, siswa yang tidak masuk hari itu akan dikenakan indispliner berupa menulis karya tulis (ditulis tangan) sebanyak lima halaman folio. Selanjutnya, jika ketidakhadiran berlanjut dihitung  kelipatan 5, misalnya seorang siswa tidak hadir sampai dua hari dikenakan sanksi menulis sebanyak 10 halaman ditulis tangan. Sanksi juga diberikan kepada guru dan pegawai yang tidak hadir hari itu, dikenakan PP30.

Acara silaturrahmi diakhiri dengan bersalam-salaman, dimulai dari siwa ke guru/pegawai, siswa dengan siswa,   serta antarguru/pegawai dan kepala sekolah.