• header 2.jpg
  • header 3 .jpg
  • header 4.jpg
  • header5.jpg
  • header 7.jpg
  • header 8.jpg
  • header 9.jpg

Berita

PENGUATAN KOMPETENSI GURU

pembukaan penguatan kompetensi guru

Kegiatan yang di laksanakan di Gedung AULA SMA Plus Negeri 17 Palembang ini di ikuti oleh sub Rayon 16 yaitu

  1. SMA Plus Negeri 17 Palembang
  2. SMA Karya Ibu Palembang
  3. SMA Xaverius 2 Palembang
  4. SMA Muhammadiya 1 Palembang

Adapun Materi dari kegiatan Penguatan Kompetensi Guru ini antara lain,

  • CTL (Contentual Teaching Learning), yaitu  bagaimana konsep pengajaran yang di laksanakan sesuai dengan standar yang ada.
  • PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yaitu bagaimana tindakan yang di lakukan pada kelas yang di berikan materi
  • Evaluasi diri sekolah

peserta kompetensi guru

Acara ini di ikuti oleh Wakil Kepala sekolah bidang Kurikulim masing-masing subRayon 16 dan Guru Mata Pelajaran. Tidak semua mata pelajaran yang di ikutkan, tetapi hanya beberapa mata Pelajaran saja, antara lain Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomu dan Bahas Inggris.
Materi Kegiatan ini di berikan oleh Pengawas DISDIKPORA Kota Palembang, antara lain Drs. H. Lukman Hakim, M.M, Drs. Zuhdi, Dra, Nurtika Sarji, Dra. Rini Herlina, M.Pd, Refi Indra, S.Pd, M.M,dan Drs Yuriz Rizal. Acara di mulai dari pukul 08.00, setelah acara pembukaan peserta langsung di berikan materi yang telah di sebutkan sebelumnya.

PERAN GURU DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH

telkonlogi tepat gubaMGMP Biologi Kota Palembang mengadakan Workshop dengan tema “PERAN GURU DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH”. Kegiatan ini di adakan di Ala SMA Plus Negeri 17 Palembang, pesertanya terdiri dari Guru Biologi SMA dan SMP dikota Pelembang. Acara yang di mulai sekitar pukul 08.00 ini di buka oleh Kepala DISDIKPORA Kota Pelembang diwakili oleh Bapak Drs. H. Lukman Hakim, M.M selaku Koordinator Pengawas Kota Pelembang.
Setelah pembukaan acara di lanjutkan dengan penyampaian Makalah dari PLH UNSRI Palembang yaitu Ibu Nurlaila. Materi yang di berikan yaitu Pengelolaan sampah Organik. Di lanjutkan dengan Penyampaian Makala yang ke dua dari Bagian Pengelolaan Lingkungan PTBA, materi yang di sampaikan yaitu Daur Ulang sampa AnOrganik
Materi ketiga di isi oleh Badan Lingkungan Hidup Pemda Kota Palembang,. Materi ini mengangkat tema upaya peningkatan kualitas lingkungan. Bagaimana fenomena alam yang terjadi sekarang ini seperti perubahan iklim global dengan meningkatnya permukaan air laut dan pemanasan global.  Upaya yang dilakukan oleh pemda dalam ini Badan Lingkungan hidup adalah dengan cara membentuk kampung ramah lingkunga dan adanya kegiatan mitigasi dan adaptasi. Setelah materi ketiga kegaiatan yang dilakukan adalah peragaan teknologi tepat guna dari limbah, adapun yang dijadikan objek peragaan antara lain, keripik bongkol pisang, susu biji nangka, kerajinan dari eceng gondok, pengawetan telur dri daun jambu biji, kerupuk dari tulang ikan dan aksesoris dari sisik ikan.
Tanggapan peserta yang mengikuti acara inipun beragam, di ataranya peserta dari SMA Nageri 16 ”Ada yang beda dari MGMP kali ini, istilahnya ‘Special Edition’ karena tidak membahas tentang materi pelajaran , tetapi bagaiman penerapan yang ada di materi tersebut, khususnya tentang materi lingkungan, tapi kalau untuk Teknologi tepat guna akan lebih berguna lagi kalau guru Mulok yang melihatnya”

KUNJUNGAN DARI SMA NEGERI 4 BUKIT TINGGI SUMBAR

Di hari yang sama  yaitu Sabtu, tanggal 30 Oktober 2010 SMA Plus Negeri 17 Palembang juga menerima kunjungan dari SMA Negeri 4 Bukit Tinggi Sumatera Barat yang tiba pukul 17.30 WIB dimana jadwal kedatangan yang seharusnya dijadwalkan pukul 10.00 WIB mengalami perubahan dikarenakan jarak yang jauh dan kendala dalam perjalanan.  Rombongan ini terdiri dari lebih kurang 40 orang peserta didik, dan 6 orang guru dan pegawai.  . 
Adapun tujuan dari kunjungan SMA Negeri 4 Bukit Tinggi ini adalah untuk studi banding mengenai kegiatan kesiswaan/OSIS.  Dikarenakan waktu kedatangan yang menjelang waktu maghrib, maka kunjungan ini dimulai dengan sholat Magrib berjamaah di masjid kebanggaan SMA Plus Negeri 17 Palembang, masjid Ba’abul Ilmi. Mengingat keterbatasan waktu, maka kunjungan ini dilanjutkan dengan dialog tentang kegiatan kesiswaan yang ada di SMA Plus Negeri 17 Palembang mulai dari kegiatan OSIS secara khusus dan kegiatan peserta didik secara umum.  Rombongan ini juga sempat meninjau asrama peserta didik SMA Plus Negeri 17 Palembang dan kegiatan peserta didik yang tinggal di asrama tersebut.
Kunjungan ini berakhir pada pukul 19.30 WIB, mengingat waktu yang mendesak yang mengharuskan rombongan kembali ke Bukit Tinggi Sumatera Barat.  Diharapkan informasi yang didapat dari kunjungan ini akan bermanfaat dalam pengembangan kegiatan peserta didik selanjutnya di SMA Negeri 4 Bukit Tinggi Sumatera Barat.

KUNJUNGAN PESERTA DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH KOTA PRABUMULIH

Sabtu, tanggal 30 Oktober 2010 sekitar pukul 09.00 WIB,  SMA Plus Negeri 17 Palembang kedatangan tamu peserta diklat calon kepala sekolah kota Prabumulih.   Rombongan tersebut berjumlah 40 orang terdiri atas calon-calon kepala sekolah kota Prabumulih dan pendamping dari Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan dan BKD kota Prabumulih.  Pendamping dari Balai Diklat Propinsi Sumatera Selatan diwakili oleh Sekretaris Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan Drs. Abdul Karim dan staf, sedangkan BKD kota Prabumulih diwakili oleh Kabid Diklat BKD Kota Prabumulih Drs. Herdoni, M.Pd dan staf.
Kunjungan ini dimulai dengan acara ramah tamah dengan seluruh guru dan staf SMA Plus Negeri 17 Palembang. 
Acara ramah tamah ini diawali kata sambutan oleh Kabid  Diklat BKD Kota Prabumulih dan Sekretaris Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan yang mewakili rombongan, dan dilanjutkan dengan presentasi penjelasan tentang keadaan dan gambaran secara umum mengenai SMA Plus Negeri 17 Palembang oleh Drs. H. Syaiful Bahri sebagai Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang.  Kunjungan dilanjutkan dengan observasi untuk menggali informasi di SMA Plus Negeri 17 Palembang berkaitan dengan pelaksanaan manajemen sekolah seperti di bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas dan administrasi (ketatausahaan).  Kegiatan kunjungan ini tidak hanya berdialog tetapi juga melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan manajemen sekolah yang ada. 
Melalui penjelasan lengkap dari pihak sekolah peserta diklat mendapat wawasan baru yang berguna sebagai informasi untuk dapat menjadi tolak ukur bagi para Cakep di waktu yang akan datang ketika menjadi kepala sekolah.

Pengumpulan Zakat Door to Door

Zakat ialah mengeluarkan sebagian harta benda sebagai sedekah wajib sesuai perintah Allah SWT kepada orang-orang yang telah memenuhi syarat-syaratnya dan sesuai pula dengan ketentuan hukum Islam. Zakat  termasuk rukun Islam yang ketiga, oleh karena itu SMA Plus Negeri 17 Palembang melalui Badan Amil Zakat OSIS SMA P;lus negeri 17 Palembang membuka tempat penerimaan zakat dan shadaqah bagi warga sekolah untuk menyalurkan zakat dan shadaqah mereka. Penerimaan zakat dan shadaqah ini dibuka dari tanggal 24 agustus 2010 sampai dengan 31 agustus 2010.
Penerimaan zakat ini sebenarnya sama saja seperti penerimaan zakat pada umumnya, tetapi mempunyai sedikit  perbedaan, Pengurus OSIS melakukan strategi Door To Door  yang dirasakan sangat efektif. Pengurus OSIS sangat antusias mengajak para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya melalui sekolah. Dengan cara aktif berkeliling untuk menerima zakat ke setiap kelas, sehingga mempermudah para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya.
Kerja sama yang di lakukan oleh pengurus OSIS dan pembina OSIS dapat menghasilkan respect yang baik dari warga sekolah sehingga menghasilkan jumlah zakat sebesar Rp 9.650.000,00 (sembilan juta enam ratus lima ribu rupiah), dimana hasil perolehan zakat ini disalurkan kepada 100 (seratus) orang mustahik (penerima zakat) ,mustahik-mustahik  yang diberikan zakat diantaranya tukang ojek, warga sekolah dan masyarakat yang berada disekitar sekolah, masing –masing mustahik mendapatkanRp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah), dan sisa dari zakat tersebut sebesar Rp 4.625.000,00 ( empat juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah) disalurkan ke beberapa panti asuhan yang ada di kota Palembang, yaitu panti asuhan Nurul Islam, Daarul Aitamr, Restu Bunda, Ya Ummi, Kurnia, Mahabbatul Ummi, Siti Aisya, Mutia, At Taubah, Arafah, dan Nurjanah. Masing-masing panti asuhan ini tidak hanya mendapatkan uang tetapi juga mendapatkan sembako.