“DENGAN DISIPLIN, KOMITMEN DAN TANGGUNG JAWAB, SERTA SENYUM, SAPA, SALAM, SOPAN DAN SANTUN KITA WUJUDKAN PELAYANAN PRIMA”

Statistik

Anggota : 12
Konten : 527
Web Link : 17
Jumlah Kunjungan Konten : 973762
Home Berita
Berita Terbaru
KUNJUNGAN DARI SMA NEGERI 4 BUKIT TINGGI SUMBAR

Di hari yang sama yaitu Sabtu, tanggal 30 Oktober 2010 SMA Plus Negeri 17 Palembang juga menerima kunjungan dari SMA Negeri 4 Bukit Tinggi Sumatera Barat yang tiba pukul 17.30 WIB dimana jadwal kedatangan yang seharusnya dijadwalkan pukul 10.00 WIB mengalami perubahan dikarenakan jarak yang jauh dan kendala dalam perjalanan. Rombongan ini terdiri dari lebih kurang 40 orang peserta didik, dan 6 orang guru dan pegawai. .
Adapun tujuan dari kunjungan SMA Negeri 4 Bukit Tinggi ini adalah untuk studi banding mengenai kegiatan kesiswaan/OSIS. Dikarenakan waktu kedatangan yang menjelang waktu maghrib, maka kunjungan ini dimulai dengan sholat Magrib berjamaah di masjid kebanggaan SMA Plus Negeri 17 Palembang, masjid Baabul Ilmi. Mengingat keterbatasan waktu, maka kunjungan ini dilanjutkan dengan dialog tentang kegiatan kesiswaan yang ada di SMA Plus Negeri 17 Palembang mulai dari kegiatan OSIS secara khusus dan kegiatan peserta didik secara umum. Rombongan ini juga sempat meninjau asrama peserta didik SMA Plus Negeri 17 Palembang dan kegiatan peserta didik yang tinggal di asrama tersebut.
Kunjungan ini berakhir pada pukul 19.30 WIB, mengingat waktu yang mendesak yang mengharuskan rombongan kembali ke Bukit Tinggi Sumatera Barat. Diharapkan informasi yang didapat dari kunjungan ini akan bermanfaat dalam pengembangan kegiatan peserta didik selanjutnya di SMA Negeri 4 Bukit Tinggi Sumatera Barat.

 
KUNJUNGAN PESERTA DIKLAT CALON KEPALA SEKOLAH KOTA PRABUMULIH

Sabtu, tanggal 30 Oktober 2010 sekitar pukul 09.00 WIB, SMA Plus Negeri 17 Palembang kedatangan tamu peserta diklat calon kepala sekolah kota Prabumulih. Rombongan tersebut berjumlah 40 orang terdiri atas calon-calon kepala sekolah kota Prabumulih dan pendamping dari Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan dan BKD kota Prabumulih. Pendamping dari Balai Diklat Propinsi Sumatera Selatan diwakili oleh Sekretaris Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan Drs. Abdul Karim dan staf, sedangkan BKD kota Prabumulih diwakili oleh Kabid Diklat BKD Kota Prabumulih Drs. Herdoni, M.Pd dan staf.
Kunjungan ini dimulai dengan acara ramah tamah dengan seluruh guru dan staf SMA Plus Negeri 17 Palembang.
Acara ramah tamah ini diawali kata sambutan oleh Kabid Diklat BKD Kota Prabumulih dan Sekretaris Badan Diklat Propinsi Sumatera Selatan yang mewakili rombongan, dan dilanjutkan dengan presentasi penjelasan tentang keadaan dan gambaran secara umum mengenai SMA Plus Negeri 17 Palembang oleh Drs. H. Syaiful Bahri sebagai Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang. Kunjungan dilanjutkan dengan observasi untuk menggali informasi di SMA Plus Negeri 17 Palembang berkaitan dengan pelaksanaan manajemen sekolah seperti di bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, humas dan administrasi (ketatausahaan). Kegiatan kunjungan ini tidak hanya berdialog tetapi juga melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan manajemen sekolah yang ada.
Melalui penjelasan lengkap dari pihak sekolah peserta diklat mendapat wawasan baru yang berguna sebagai informasi untuk dapat menjadi tolak ukur bagi para Cakep di waktu yang akan datang ketika menjadi kepala sekolah.

 
Pengumpulan Zakat Door to Door

Zakat ialah mengeluarkan sebagian harta benda sebagai sedekah wajib sesuai perintah Allah SWT kepada orang-orang yang telah memenuhi syarat-syaratnya dan sesuai pula dengan ketentuan hukum Islam. Zakat termasuk rukun Islam yang ketiga, oleh karena itu SMA Plus Negeri 17 Palembang melalui Badan Amil Zakat OSIS SMA P;lus negeri 17 Palembang membuka tempat penerimaan zakat dan shadaqah bagi warga sekolah untuk menyalurkan zakat dan shadaqah mereka. Penerimaan zakat dan shadaqah ini dibuka dari tanggal 24 agustus 2010 sampai dengan 31 agustus 2010.
Penerimaan zakat ini sebenarnya sama saja seperti penerimaan zakat pada umumnya, tetapi mempunyai sedikit perbedaan, Pengurus OSIS melakukan strategi Door To Door yang dirasakan sangat efektif. Pengurus OSIS sangat antusias mengajak para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya melalui sekolah. Dengan cara aktif berkeliling untuk menerima zakat ke setiap kelas, sehingga mempermudah para siswa dan guru untuk menyalurkan zakatnya.
Kerja sama yang di lakukan oleh pengurus OSIS dan pembina OSIS dapat menghasilkan respect yang baik dari warga sekolah sehingga menghasilkan jumlah zakat sebesar Rp 9.650.000,00 (sembilan juta enam ratus lima ribu rupiah), dimana hasil perolehan zakat ini disalurkan kepada 100 (seratus) orang mustahik (penerima zakat) ,mustahik-mustahik yang diberikan zakat diantaranya tukang ojek, warga sekolah dan masyarakat yang berada disekitar sekolah, masing masing mustahik mendapatkanRp 50.000,00 (lima puluh ribu rupiah), dan sisa dari zakat tersebut sebesar Rp 4.625.000,00 ( empat juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah) disalurkan ke beberapa panti asuhan yang ada di kota Palembang, yaitu panti asuhan Nurul Islam, Daarul Aitamr, Restu Bunda, Ya Ummi, Kurnia, Mahabbatul Ummi, Siti Aisya, Mutia, At Taubah, Arafah, dan Nurjanah. Masing-masing panti asuhan ini tidak hanya mendapatkan uang tetapi juga mendapatkan sembako.

 
KELUARGA BESAR SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG GELAR ACARA SILATURRAHMI MENJELANG IDUL FITRI 1431 HIJRIAH

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah, Keluarga Besar SMA Plus Negeri 17 Palembang mengadakan Acara Silaturrahmi. Acara yang mengambil tempat di Aula tersebut dihadiri peserta didik, guru, dan pegawai. Makna hakiki dari kegiatan tersebut adalah mempererat tali persaudaraan dan hubungan harmonis yang telah terbina selama ini. Dalam acara tersebut diserahkan reward kepada siswa dan guru pembimbing yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional. Para siswa dan Guru tersebut adalah:

  1. Muhammad Afif (Kelas XII PSIA4)
  2. Peraih medali perunggu Olimpiade Kimia Tingkat Nasional. Reward yang diberikan dalam bentuk piagam dan berupa bebas iuran komite 12 bulan
  3. Radito Dwi Hartandi (Kelas XII PSIA3)
  4. Pemenang II Olimpiade Komputer Tingkat Propinsi. Yang bersangkutan mendapat piagam dan bebas iuran komite 6 bulan.
  5. Febriansyah Aminullah (XI PSIA7)
  6. Pemenang II Olimpiade Komputer Tingkat Kota Palembang. Reward dalam piagam dan bebas iuran komite 4 bulan.
  7. Afrizal, Wafi Akmal, dan Lutfi
  8. Mewakili Indonesia dalam bidang karya tulis ilmiah di Sanjose, California, Amerika Serikat. Reward yang diberikan dalam bentuk uang tunai masing-masing satu juta rupiah.
  9. Widya Grantina, S.Pd.,M.T. (Pembimbing Olimpiade Kimia)
  10. Penghargaan diberikan dalm bentuk piagam dan uang tunai 4 juta rupiah.
  11. Abdul Kohar, S.Kom., Desi Indriani, S.Kom, Ony Koswara, A.Md.
  12. Pembimbing Olimpiade Komputer. Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam dan uang tunai masing-masing 500 ribu rupiah.


Kepala Sekolah (Drs. H. Syaiful Bahri) dalam sambutannya menyatakan terima kasih dan bangga atas prestasi yang telah dicapai. Mudah-mudahan pada tahun mendatang prestasi tersebut akan meningkat dan lebih banyak lagi mata pelajaran Sains yang berbicara banyak di forum nasional bahkan internasional. Sekolah akan terus memprogramkan anggaran untuk reward. Dalam kesempatan itu juga Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat menjalani puasa hingga akhir Ramadhan, semoga semua ibadah yang dilakukan akan mendapat pahala sebesar-besarnya dan kembali sebagai manusia yang suci jiwa raganya. Kepala Sekolah juga berpesan agar memanfaatkan waktu libur sebaik-baiknya, menjaga nama lembaga di mana saja berada, tidak melanggar norma-norma yang berlaku, kebut-kebutan yang sedang marak sekarang ini. Diakhir sambutannya, Kepala Sekolah menegaskan bahwa tanggal 20 September nanti, ketika masuk sekolah, tidak ada siswa yang izin dengan alasan apapun. Sesuai hasil rapat Dewan Guru, tanggal 30 Agustus 2010, siswa yang tidak masuk hari itu akan dikenakan indispliner berupa menulis karya tulis (ditulis tangan) sebanyak lima halaman folio. Selanjutnya, jika ketidakhadiran berlanjut dihitung kelipatan 5, misalnya seorang siswa tidak hadir sampai dua hari dikenakan sanksi menulis sebanyak 10 halaman ditulis tangan. Sanksi juga diberikan kepada guru dan pegawai yang tidak hadir hari itu, dikenakan PP30.

Acara silaturrahmi diakhiri dengan bersalam-salaman, dimulai dari siwa ke guru/pegawai, siswa dengan siswa, serta antarguru/pegawai dan kepala sekolah.

 
« MulaiSebelumnya818283848586878889BerikutnyaAkhir »

Halaman 89 dari 89


Copyright@ SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG 2010-2017.