“Tugas Paksaan” Cambridge Class Berbuah Honourable Mention dari Inggris
Minggu, 21 Februari 2021 13:43

Pandemi COVID-19 memberikan efek pada semua bidang dan milyaran orang di dunia, tak terkecuali kegiatan ekstrakurikuler di SMA Plus Negeri 17 Palembang. Pada awal pandemi, Kirana 17 sebagai wadah ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja mengalihkan kegiatan penelitian menjadi penulisan artikel dan esai ilmiah. Sayangnya, tidak semua anggota Kirana 17 berminat terhadap penulisan esai ilmiah terutama esai berbahasa Inggris. Di lain pihak, pembiasaan penggunaan Bahasa Inggris dilakukan di kelas dual curriculum, yang dikenal sebagai Cambridge Class atau kelas Cambridge. Cambridge Class ada di kelas XII-1, XI-1, X-1, dan X-2. 

Menyiasati hal ini maka maam Widya Grantina sebagai pembina KIR sekaligus guru Kimia di Cambridge Class memutuskan mengeksplorasi siswa-siswa di kelas XI-1 dengan alasan kelas XII-1 sedang mempersiapkan Try Out UTBK, sedangkan kelas X-1 dan X-2 belum memilih ekstrakurikuler karena semua kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan selama pandemi. Salah satu event tahunan lomba penulisan esai ilmiah adalah School Essay Competition 2021 yang diselenggarakan oleh organisasi nirlaba Trust Sustainable Living dari Inggris. Tema untuk kontes tahun ini adalah Protecting biodiversity: How can we protect biological diversity and stop the sixth mass extinction?

Untuk mengatasi ketiadaan peserta maka maam Widya Grantina menjadikan lomba tersebut sebagai tugas menulis bagi seluruh siswa kelas XI-1 yang kebetulan di bawah perwalian beliau. Dari keseluruhan naskah yang terkumpul, kemudian disortir berdasarkan kedalaman konten, analisis masalah, dan pemecahan masalah. Naskah-naskah tersebut direvisi, terutama mengacu pada grammar Bahasa Inggris populer, tanpa mengubah konten aslinya. Tujuh naskah layak kirim diikutsertakan dalam lomba esai tersebut.

Pada malam hari tanggal 15 Februari, website penyelenggara mengumumkan 4 orang siswa kelas XI-1 sebagai bagian dari peserta yang dianugerahi predikat Honourable Mention, bersama sejumlah peserta dari Turkey, India, Brazil, Canada, Portugal, Romania, Italy, dan negara-negara lainnya. Keempat siswa tersebut adalah:

1. Artha Gracia Sitompul

2. Nadya Ratna Riena

3. Fathi Aurasaliha Thorifah

4. Ghefira Nur Afifah

Kepala Sekolah, Ibu Dra. Purwiastuti Kusumastiwi, M.M. mengucapkan selamat kepada keempat siswa dan pembina KIR yang telah mengukir satu lagi prestasi bagi sekolah. Ibu Pungky, demikian beliau disapa, berharap akan ada lebih banyak lagi prestasi yang membanggakan semua warga dan alumni SMA Plus Negeri 17 Palembang. (wg)