• header 2.jpg
  • header 3 .jpg
  • header 4.jpg
  • header5.jpg
  • header 7.jpg
  • header 8.jpg
  • header 9.jpg

Perwira

Perwira 17

PERWIRA 17 didirikan pada tanggal 17 September 1998. Angkatan pertama PERWIRA 17 bernama PAMERAN 17 (Palang Merah  Andalan 17)  yang diketuai oleh Jati. Pada angkatan kedua, PAMERAN 17 berganti nama menjadi PAMARTULAS (Palang Merah Remaja 17) yang diketuai oleh Muridho. Diangkatan ketiga, PAMARTULAS yang ketuanya Dwi Indira, mengalami penurunan jumlah peminat sehingga tinggal dua orang. PAMARTULAS kembali berubah nama menjadi PERWIRA 17 yang diketuai oleh Ardiles yang masih duduk di kelas satu. Pada zaman ini, PERWIRA 17 mengalami kemajuan yang pesat. Diangkatan kelima, PERWIRA 17 mulai unjuk gigi dengan menjuarai berbagai macam lomba dan Ardiles terpilih kembali menjadi ketua. Angkatan keenam, diketuai oleh Wira Satria Yudha untuk masa jabatan 2003-2004. Pada angkatan ketujuh PERWIRA 17 diketuai oleh Septian Hari Wibowo.

Akan tetapi, karena terpilih untuk menjabat sebagai ketua OSIS, maka kepemimpinannya diambil alih oleh wakil ketua I, yang pada saat itu dijabat oleh Leo Trido Saputra. Saat angkatan sembilan, PERWIRA 17 diketuai oleh seorang wanita untuk pertama kalinya yaitu Shinta Dwi Ardanari. Diangkatan sepuluh, PERWIRA 17 diketuai oleh Ayu Fadhillah. Namun, pada angkatan berikutnya PERWIRA 17 lagi-lagi mengalami penurunan anggota, yaitu hanya memiliki empat orang anggota, yang pada angkatan  angkatan sebelas, PERWIRA 17 diketuai  oleh Merisya. Pada angkatan keduabelas, semua anggota PERWIRA 17  beranggotakan perempuan. Pada angkatan 12, PERWIRA 17 diketuai oleh Ira Meliani. Dan pada angkatan ketigabelas, semua anggota PERWIRA 17 adalah perempuan. Pada angkatan 13, PERWIRA 17 diketuai oleh Siti Mahdaria, angkatan 15 dipimpin oleh Sona Oktalina dan terakhir angkatan 16 kali ini dipimpin oleh Nella Agustia.

Visi:

Mengembangkan dan mementingkan rasa kemanusiaan, solidaritas, kesetiakawanan dan kekeluargaan baik antar anggota maupun lingkungan sekitar.

Misi:

  1. meningkatkan bama baik SMA Plus negeri 17 Palembang melalui ekstrakurikuler Perwira (PMR)
  2. menumbuhkan kreatifitas dalam anggota Perwira 17
  3. memberikan keterampilan dalam diri anggota agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
  4. menumbuhkan sikap kemanusiaan dan rasa sosial yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Struktur Organisasi

  • Ketua             : Nella Agustia
  • Wakil Ketua     : Suci Kumala Sari
  • Sekretaris        : Riska Anggraini
  • Bendahara       : Bella Novita C.

 

Prestasi

  • Juara 1 Lomba Mading : di SMA Negeri 2 Palembang 2010
  • Juara 2 Lomba Drama PMR    : di SMA Negeri 2 Palembang 2010
  • Juara 1 Lomba Mading : di SMA Negeri 10 Palembang 2010
  • Juara Harapan 1 Lomba PK
  • Juara 3 Lomba Cerdas Cermat
  • Juara 2 Foto Unik TUKAS    : SMA PLUS Negeri 17 Palembang
  • Juara 1 Bazar TUKAS : SMA PLUS Negeri 17 Palembang
  • Juara PMR Terfavorit : SMAN 8 Palembang 2010
  • Juara 3 Mading di SMAN 2 Palembang 2011
  • Juara 2 Mading di SMAN 4 Palembang 2011
  • Juara 2 Pertolongan Pertama di SMAN 15 Palembang 2011
  • Juara 2 Debat PMR di SMAN 15 Palembang 2011
  • Juara Mading di SMAN 2 Palembang 2012
  • Juara Mading di SMAN 8 Palembang 2012
  • Juara 2 Cepat Tepat PMR di SMAN 4 Palembang 2013


Jenis Kegiatan

  1. Pertolongan Pertama
  2. Mempelajari tata cara pemberian pertolongan pertama pada korban kecelakaan, seperti pembalutan pada cidera korban, pemeriksaan kondisi korban di TKP, dan cara mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman, seperti klinik atau rumah sakit terdekat.
  3. Pembalutan
  4. Mempelajari tata cara membalut luka dengan baik dan benar, dengan tujuan untuk menghentikan pendarahan atau melindungi luka dari benda-benda luar yang berbahaya dan mencegah terjadinya infeksi.
  5. Tandu Cepat
  6. Mempelajari tata cara membuat tandu dengan waktu yang singkat dan teliti, yang digunakan untuk mengangkut korban yang butuh pertolongan yang dapat ditetapkan ketika kita membutuhkannya pada saat mengevakuasi korban di tempat terpencil, seperti hutan belantara.
  7. Perawatan Keluarga
  8. Mempelajari tata cara memberikan pertolongan kepada pasien atau keluarga pasien di rumah, seperti tata cara memandikan bayi, mengganti sprei pada tempat tidur pasien, memberikan makan pada pasien , mengukur suhu badan pasien dan lain-lain.