• header 2.jpg
  • header 3 .jpg
  • header 4.jpg
  • header5.jpg
  • header 7.jpg
  • header 8.jpg
  • header 9.jpg

Della Sumbang Medali Perunggu Untuk SUMSEL di Olimpiade SAINS

della

Who doesn’t know Dela Ulfiarakhma? Nama yang begitu familiar di telinga para warga SMA Plus Negeri 17 Palembang, berkat segudang prestasi  yang telah diraihnya, Dela Ulfiahrakhma atau yang lebih akrab disapa Dela ini adalah siswa berprestasi yang telah berhasil menyabet  medali perunggu pada kejuaraan OSN (Olimpiade Sains Nasional) jurusan kimia. Sungguh mengagumkan bukan?


Tahun ini OSN dilaksanakan dari tanggal 2-7 September 2012 di Jakarta. Namun untuk mata pelajaran kimia dilaksanakan di SMA Negeri 70 Jakarta. Sebelumnya tentu saja banyak persiapan yang harus dilakukan. Persiapan dilakukan di Hotel Sintesa Peninsula pada tanggal 26-31 Agustus yang berupa pelatian dan pembinaan.

 

Wanita kelahiran Palembang, 19 Oktober 1995 ini merasa sangat bersyukur dan bangga karena berhasil mendapatkan prestasi besar pada tingkat nasional,“Alhamdullilah sekali, saya bisa mendapatkan medali perunggu ini. Saya sangat senang sekaligus terkejut dengan apa yang telah saya raih meskipun hanya mendapatkan medali perunggu”.
Dela mengaku bahwa guru-guru SMA Plus Negeri 17 Palembang serta orang tuanyalah yang merupakan sosok motivator di balik kesuksesannya. Saat ditanya mengenai kegemarannya dalam mempelajari ilmu kimia, ia hanya menjawab “Karena kimia itu pelajaran  yang hidup, disetiap unsur kehidupan pasti ada kimianya. Contohnya, baju yang kita pakai semuanya mengandung unsur kimia”. Ujarnya sambil tersenyum.
Dela juga bercerita, bahwa ia pernah gagal dalam olimpiade yang pernah ia ikuti. “Saya pernah gagal pada Olimpiade Sains Nasional tahun lalu, saya hanya dapat mewakili SMA Plus Negeri 17 Palembang pada tingkat Provinsi saja”.
Dela yang bercita-cita sebagai dokter ini juga telah mempersiapkan diri untuk menghadapi UN dengan cara belajar yang giat serta berdoa. Saat ditanya bagaimanakah kiat-kiat belajarnya agar dapat meraih prestasi dalam mencapai hasil maksimal, Dela hanya menjawab “Kalau prinsip saya dalam belajar hanyalah memperhatikan frekuensi bukan durasi, maksudnya yang harus kita perhatikan adalah berapa sering kita belajar bukan berapa lama waktu yang kita gunakan untuk belajar, dan kita juga perlu me-refresh otak dengan bermain hal yang kita sukai agar otak kita tidak jenuh pada saat menerima pelajaran”.
Lalu mengenai cita-cita Dela yang ingin menjadi seorang dokter ia berkata bahwa Universitas Indonesia merupakan Universitas incaranya. Berbagai pengalaman yang ia dapatkan pada Olimpiade itu membuat ia sangat senang meskipun ia sedang berada pada saat-saat genting di situasi itu, “Iya, pengalamannya lebih sering praktikum laboratorium, kan biasanya di sekolah cuma mengerjakan soal dari guru.”, ujarnya.
“Saya berharap kepada seluruh teman-teman agar dapat membangun dinding motivasi yang kuat, mencari tahu tentang suatu hal yang penting dan patut diraih dan diperjuangkan serta tetap selalu semangat dalam mencari ilmu dan terus belajar. Ia juga berharap kepada adik-adik generasi penerusya agar dapat lolos ke tingkat Internasional.” ujar wanita yang tinggal di Jl. Tanjung Sari II No.17 Palembang. Selain Dela, masih ada 18 orang peserta lain yang berasal dari SMA Kususma Bangsa, SMA Xaverius I Palembang, dan SMA Negeri I Lubuk Linggau yang  menjadi wakil Sumatera Selatan.